lumpuh sebentar

sepi dalam malam-malam yang datang
semilir angin dingin berhenti menyapa
seperti tiba-tiba hilang 
dan menjemput khabarnya 
mendekati jingga senja

tak keruan dan bimbang
menangis yang ditahan diam-diam
bertandang bayang-bayang
saat mata dibiar pejam

suku daripada putaran jam
cukup untuk menghentikan nadi 
yang hilang temponya
bayang hitam mengelabu padam
bintang malap kembali berkelip

[ azzahrah bandar baru bangi, 26122013 ]