kau tidak salah
sewaktu menyatakan pada setiap
kelemahan aku ini kadangnya
hanya diberi peluang
untuk meranapkan aku saja
dan bila kau ambil untuk
sama-sama pikulkan ke bahu
biar bila aku ranap
tidak graviti menghancurkan
aku menjadi lebih halus
-- mataku mengabur
selamanya yang aku ada
biar cuma kita isikan bahagia
dan luka kita kongsi sama-sama
bulan menyandar pada mentari untuk terang
dan aku rindukan kamu sampai siang