pada selalu yang dijanjikan
di mana adanya engkau
sewaktu canda semakin sunyi
di mana adanya engkau
bila hati perlahan mati
pada selalu yang engkau janjikan
diam-diam berjingkit pergi
dan engkau tinggalkan bagasi
yang sarat dengan memori
api rangkul aku biar lebur
biar musnah memori dan hancur
dan lama-lama semuanya terpadam
ke angka kosong