mimpi ngeri

dan perihal mimpi yang berbaris aku karangkan di dinding kamar
aku enggan lagi menunggu tiba janji yang ditabur sewaktu bahagia
sekarang yang tinggal adalah sepi yang disembunyi ketawa
waktu di belakang adalah mimpi ngeri
memento manis yang membunuh
mengingati semuanya adalah kesakitan
yang dipikul seumur hidup