biar cuma lukamu tidak sembuh
dan meninggalkan kudis
engkau masih bagiku adalah laki-laki manis
yang belum pernah ku-lihat jalannya murung
percayalah bahawa engkau tidak sendirian
pabila disoal tentang sepi
bahkan engkau punyai aku sebagai teman
berdiam di sebelahmu aku berdiri
-- dan kita sama-sama lepas nafas berat
seperti membuang jatuh batu di bahu