kota pencakar langit

aku pegun
melihatkan deretan pencakar langit
di sepanjang kiri dan kanan

terlalu ingin aku
kosongkan satu hari dalam 
pinjaman hayatku untuk
meneliti perhati di segenap pelosok
kota pencakar langit ini

yang saban hari dilabel kota di malamnya
tak terpejamkan mata
yang di siangnya tetap jaga
kota punyai keseluruh hendak warganya

di lorong tak berlampukan neon
di penjuru tersorok picis-picis indah
di kerumunan bukan warganegara
di kesesakan jalan-jalannya
aku begitu ingin merasa
untuk sehari cuma

; 09122012 kuala lumpur